Monday, 02 March 2026
Jakarta
--:--
Tokyo
--:--
Hongkong
--:--
New York
--:--
Emas Stabil di $3.645; Spekulasi Pemangkasan Suku Bunga The Fed Menguat
Thursday, 11 September 2025 08:06 WIB | GOLD |GOLDEMAS

Emas bertahan stabil tepat di bawah rekornya, di kisaran $3.645/oz, setelah penurunan tak terduga harga produsen AS (PPI) memicu harapan pelonggaran kebijakan The Fed. Pasar kini menunggu rilis data IHK AS Kamis malam (WIB) untuk konfirmasi arah selanjutnya.

Ekspektasi pasar saat ini memperkirakan penurunan harga sebesar 25 bps pada pertemuan The Fed 16-17 September sebagai skenario utama, dengan penurunan yang lebih besar diperkirakan kecil kemungkinannya. Sensitivitas emas tinggi: data inflasi yang lebih rendah biasanya melemahkan dolar/imbal hasil dan mendukung harga emas batangan.

Dari segi kinerja, emas telah menguat sekitar 38“39% hingga tahun 2025, didorong oleh aksi beli bank sentral, ketidakpastian geopolitik, dan kembalinya arus masuk positif dari ETF emas dalam beberapa bulan terakhir. Faktor-faktor ini telah meningkatkan minat lindung nilai terhadap risiko ekonomi dan politik.

Di antara logam lainnya, perak bertahan di atas $41/oz di tengah sentimen positif terhadap emas. Di sisi korporat, Barrick Gold telah sepakat untuk menjual tambang Hemlo”aset emas terakhirnya di Kanada”kepada Carcetti Capital hingga $1,1 miliar, menandakan fokus Barrick pada portofolio intinya.

Poin Utama:

Emas bertahan stabil mendekati rekor; pasar menantikan IHK AS.

PPI AS turun 0,1% secara bulanan → Ekspektasi pemangkasan suku bunga The Fed menguat.

Kinerja YTD ~38“39%, didukung oleh arus masuk bank sentral dan ETF.

Perak >$41; Barrick menjual Hemlo hingga $1,1 miliar. (ayu)

Sumber: Newsmaker.id

RELATED NEWS
NFP Kuat, Emas Melemah : CPI Jadi Penentu...
Thursday, 12 February 2026 19:24 WIB

Harga emas melemah tipis pada Kamis (12/2), seiring data ketenagakerjaan AS yang lebih solid mengurangi keyakinan pasar terhadap pemangkasan suku bunga Federal Reserve dalam waktu dekat. Kuatnya data ...

Narasi Cut Rate Menguat, Emas Ikut Terangkat...
Wednesday, 11 February 2026 20:25 WIB

Harga emas menguat pada Rabu (11/2), ditopang pelemahan dolar AS dan turunnya imbal hasil obligasi AS setelah data ekonomi terbaru memperkuat narasi bahwa Federal Reserve berpeluang melanjutkan pelong...

Emas Koreksi, Tapi Geopolitik Pegang Kendali...
Tuesday, 10 February 2026 21:14 WIB

Emas koreksi tipis di sesi Eropa hari Selasa (10/2), tapi masih bertahan di atas $5.000/oz karena pasar lagi "nahan napas" jelang rangkaian data AS yang bisa mengubah ekspektasi suku bunga. Emas spot ...

Emas Bertahan Kuat, Pasar Cuma Nunggu 2 Data Ini !...
Monday, 9 February 2026 14:52 WIB

Emas bertahan di atas level psikologis $5.000 pada awal pekan, ditopang faktor kombinasi yang lagi "pas" buat logam mulia: permintaan fisik dari Tiongkok, ekspektasi suku bunga AS yang lebih rendah, d...

Rebound Emas Tertahan : Pasar Masih Tarik Ulur...
Friday, 6 February 2026 23:09 WIB

Harga emas masih kesulitan mengubah rebound intraday jadi reli yang berkelanjutan. Setelah sempat jatuh ke area $4.654 ( level terendah 4 hari) dan memantul, harga kembali tertolak di dekat $4.900. Pa...

LATEST NEWS
Geopolitik Menahan Minyak, Data Stok Jadi Rem

Harga minyak stabil pada perdagangan Kamis (12/2), seiring pasar kembali melihat risk premium terhadap tensi AS “ Iran meski data persediaan AS menunjukkan suplai domestik membengkak. Pergerakan ini menegaskan satu hal: headline geopolitik masih...

NFP Kuat, Emas Melemah : CPI Jadi Penentu

Harga emas melemah tipis pada Kamis (12/2), seiring data ketenagakerjaan AS yang lebih solid mengurangi keyakinan pasar terhadap pemangkasan suku bunga Federal Reserve dalam waktu dekat. Kuatnya data pekerjaan mendorong pelaku pasar menggeser...

Reli Terhenti, Hang Seng Tergelincir ; Big Caps Menekan

Indeks Hang Seng berbalik turun pada perdagangan terbaru di Hong Kong hari Kamis (12/2), melemah sekitar 0,9% dan turun ke kisaran 27.0 ribu setelah sesi sebelumnya sempat menguat. Pelemahan ini memutus momentum reli jangka pendek, seiring investor...

POPULAR NEWS